Text
Semesta dalam satu tarikan napas?
Seorang manusia esai nyaris selalu berada di perbatasan: antara hasrat mendedah suatu pokok menggunakan ketajaman inteleknya dengan petualangan imajinasinya yang melantun sampai jauh. Dia tergoda untuk terlibat dalam percakapan yang gaduh dengan publik, tapi pada saat yang sama juga terseret dalam refleksi individual yang hening. Bahasanya berayun antara keketatan logika dengan kelenturan tarian, bergaung antara bunyi dan sunyi dalam diriku, dan dalam dirimu. Dalam satu dan lain cara, esai-esai yang termaktub di buku ini mengilaskan ikhtiar dalam menjadi manusia esai itu. Isi didalamnya merupakan kumpulan esai yang sebagian pernah terbit dalam buku bertajuk petualangan yang mustahil.
Tidak tersedia versi lain