Dibanding bokap, keluarga nyokap gue tuh lebih original Cinanya. Gaya ngomongnya masih totok banget. Bagi mereka, gak ada istilah “kami” atau “kalian”. Adanya adalah “gua orang” dan “lu orang”. Kesannya insecure banget ya? Gue juga tau kalo kita semua ini orang, bukan ubur-ubur. (Diambil dari bab “Woy, Cina!”) Di banyak mall di Jakarta, ada petugas lift. Padahal siapa sih ya…
Dan ternyata rumahnya Nina emang mewah banget, sampe ke toiletnya. Bayangin aja, toiletnya itu luasnya sekitar 2×3 meter. Luas bangetlah untuk ukuran sebuah toilet. Lantainya pake marmer, plus dikasih karpet di tengah-tengah. Gile, kamar mandi aja pake karpet. Kamar tidur pake apa coba, ubin batu akik? Udah gitu, dindingnya dipakein walpaper. Kalo wallpaper buat komputer sih enak tinggal donlo…
Setelah "Ngenest" yang secara mengejutkan bisa lumayan laku dan jadi best-seller nasional, kini Ernest Prakasa ketagihan nulis buku, mungkin karena duit royalty-nya lumayan. Kini Ernest merilis "Ngenest 2". Masih berisikan komedi yang bersumber dari pengamatan dan pengalaman pribadinya, "Ngenest 2" menjanjikan banyak materi fresh yang sebelumnya belum pernah dibawakan ia di panggung.
Apapun kondisi kita, di langit ketujuh atau di palung terdalam, kita semua berhak dicintai, oleh pasangan yang tepat
M. Quraish Shihab berusaha membentangkan aneka pendapat, baik pandangan ulama terdahulu yang terkesan ketat maupun cendekiawan kontemporer yang dinilai longgar mengenai jilbab. Penulis menghidangkan dalil dan argumentasi masing-masing pendapat seobjektif mungkin, sesuai nalar dan pertimbangan penulis, dengan harapan kita dapat memahami jalan pikiran semua pihak dan tidak saling mengafirkan da…
Ada kalanya Tuhan sengaja. Membiarkan satu di antara kita lupa. Mungkin Tuhan tidak membiarkan kita merasakan sakit yang sama, walaupun aku tidak tau, kenapa kita bertemu lagi?